Komunikasi antar budaya dalam krisis global: Respon pemerintah Jepang dan Amerika Serikat terhadap pandemi COVID-19

Isi Artikel Utama

Angela Del Carmen
Elsa Hana Almonika

Abstrak

Penelitian ini mengkaji komunikasi antar budaya dalam merespons krisis global, dengan fokus pada respons pemerintah Jepang dan Amerika Serikat terhadap pandemi COVID-19. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan desain studi kasus komparatif, penelitian ini menganalisis perbedaan dalam strategi komunikasi krisis yang diterapkan oleh kedua negara. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan analisis media untuk mengidentifikasi tema-tema utama dalam pesan kesehatan yang disampaikan oleh pemerintah dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kolektivistik Jepang lebih mendukung kepatuhan sosial, sementara budaya individualistik Amerika Serikat cenderung mengedepankan kebebasan pribadi, yang berpengaruh pada respons masyarakat terhadap kebijakan kesehatan. Pendekatan komunikasi yang berbasis budaya ini memperkuat diplomasi kesehatan global, dengan Jepang berhasil memperkuat reputasinya, sementara Amerika Serikat memanfaatkan diplomasi vaksin untuk memulihkan citranya di panggung internasional.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Biografi Penulis

Angela Del Carmen, Universitas Kristen Indonesia

Angela Del Carmen adalah seorang penulis dan mahasiswa Hubungan Internasional di Universitas Kristen Indonesia (UKI). Sebagai kontributor aktif di platform Kumparan, ia menulis artikel-artikel yang fokus pada isu-isu global seperti krisis pengungsi Afghanistan dan peran WWF dalam menjaga keberlanjutan Hutan Hujan Amazon. Karya-karyanya mencerminkan minatnya dalam diplomasi internasional, kebijakan global, dan tantangan lingkungan. Melalui tulisan-tulisannya, Angela berusaha memberikan wawasan dan perspektif yang mendalam mengenai dinamika hubungan internasional dan isu-isu global yang kompleks.

Elsa Hana Almonika, Universitas Kristen Indonesia

Elsa Hana Almonika adalah mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional di Universitas Kristen Indonesia. Ia memiliki minat dalam bidang energi terbarukan dan diplomasi internasional. Elsa aktif terlibat dalam penelitian yang berfokus pada strategi energi terbarukan dan penerapannya dalam konteks hubungan internasional. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, Elsa berambisi untuk berkontribusi dalam pengembangan kebijakan energi yang berkelanjutan dan relevansi diplomasi energi global.

Cara Mengutip

Komunikasi antar budaya dalam krisis global: Respon pemerintah Jepang dan Amerika Serikat terhadap pandemi COVID-19. (2025). Perspektif, 1(2), 41-74. https://doi.org/10.5281/00qhjj05