Krisis Sakramental dalam Lutheranisme Modern: Analisis Kualitatif Historis

Isi Artikel Utama

Telda Anita Toar
Andre Akijuwen, Jr

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis sakramental dalam Lutheranisme modern dengan menyoroti kesenjangan antara doktrin Real Presence dan praktik gereja kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif historis dengan pendekatan analisis dokumen teologis, literatur akademik, dan fenomena sosial dalam konteks Evangelische Kirche in Deutschland (EKD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis sakramental merupakan fenomena nyata yang dipengaruhi oleh perubahan teologis, penurunan partisipasi sakramental, serta dampak sekularisasi yang menggeser makna sakramen menjadi simbol sosial. Selain itu, muncul respons internal seperti gerakan High Church serta fenomena konversi ke tradisi lain yang menegaskan adanya kebutuhan akan makna sakral yang lebih kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa krisis sakramental berdampak pada transformasi identitas gereja dari institusi sakramental menjadi institusi sosial, sehingga diperlukan rekonstruksi makna sakramen dalam praktik keagamaan modern.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Biografi Penulis

Telda Anita Toar, Sekolah Tinggi Theologi IKAT Jakarta

Mahasiswa S2 STT IKAT Jakarta

Andre Akijuwen, Jr, Sekolah Tinggi Theologi IKAT Jakarta

Mahasiswa S2 STT IKAT Jakarta

Cara Mengutip

Krisis Sakramental dalam Lutheranisme Modern: Analisis Kualitatif Historis. (2026). Perspektif, 2(1), 61-70. https://journal.ibas.us/index.php/Perspektif/article/view/86

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.