Politik Memori dalam Historiografi Indonesia: Analisis Wacana Kritis atas Penghapusan Narasi Sakiko Kanase pada Era Soekarno
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis politik memori dalam historiografi Indonesia melalui penghapusan narasi Sakiko Kanase pada era Soekarno serta menjelaskan hubungan antara historiografi, ideologi, dan pembentukan identitas nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis terhadap dokumen historiografi, arsip sejarah, dan narasi resmi negara pada periode Orde Lama. Analisis dilakukan melalui identifikasi strategi diskursif, representasi tokoh, serta mekanisme seleksi dan eksklusi dalam produksi sejarah nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghapusan narasi Sakiko Kanase merupakan bagian dari praktik politik memori yang bekerja melalui reduksi representasi, marginalisasi arsip, dan dominasi narasi nasionalistik dalam historiografi resmi. Historiografi era Soekarno berfungsi tidak hanya sebagai rekonstruksi masa lalu, tetapi juga sebagai instrumen legitimasi politik dan kontrol simbolik terhadap memori kolektif masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa produksi sejarah berkaitan erat dengan relasi kuasa, ideologi negara, dan pembentukan identitas nasional dalam konteks Indonesia pascakolonial.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Karya yang diterbitkan dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Ini berarti bahwa:
-
Atribusi (BY): Anda bebas untuk membagikan, menyalin, mendistribusikan ulang, mengubah, mengadaptasi, dan membangun materi ini dalam medium atau format apapun, hanya untuk tujuan nonkomersial, asalkan Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli, menyediakan tautan ke lisensi, dan menyatakan jika ada perubahan yang dilakukan.
-
Penggunaan Non-Komersial (NC): Anda tidak boleh menggunakan materi ini untuk tujuan komersial. Penggunaan komersial berarti materi tersebut tidak ditujukan terutama untuk keuntungan komersial atau kompensasi moneter.
-
ShareAlike (SA): Jika Anda memodifikasi, meremix, atau mengadaptasi materi ini, Anda harus melisensikan materi yang telah dimodifikasi tersebut dengan ketentuan yang sama, yang berarti adaptasi Anda juga harus dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons yang sama (CC BY-NC-SA 4.0).
-
Non-Eksklusivitas: Penulis mempertahankan hak untuk menggunakan karya ini dalam publikasi lain, presentasi, atau penggunaan pribadi, dengan syarat atribusi yang tepat diberikan.
-
Tanpa Pembatasan Tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknis yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
-
Pemberi Lisensi: Penulis asli karya ini adalah pemberi lisensi, yang memberi Anda hak-hak yang dijelaskan dalam lisensi ini.
-
Tautan Lisensi: Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketentuan lisensi ini, silakan kunjungi Creative Commons