Pola Pikir sebagai Determinan Persepsi Penuaan: Analisis Literatur Interdisipliner

Isi Artikel Utama

Andre Akijuwen, Jr

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pola pikir sebagai determinan utama dalam membentuk persepsi penuaan melalui pendekatan interdisipliner. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah dari bidang psikologi, gerontologi, dan humaniora untuk mengidentifikasi pola hubungan antara mindset dan persepsi usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pikir secara signifikan memengaruhi cara individu memahami penuaan, di mana pola pikir positif menghasilkan persepsi adaptif dan peningkatan kualitas hidup, sedangkan pola pikir negatif memperkuat persepsi kemunduran dan mempercepat penurunan fungsi. Temuan juga menunjukkan bahwa persepsi penuaan terbentuk melalui interaksi antara proses kognitif dan respons biologis. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penuaan merupakan konstruksi biopsikososial yang dipengaruhi oleh pola pikir, serta membuka peluang pengembangan intervensi berbasis mindset untuk meningkatkan kualitas hidup pada usia lanjut.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Biografi Penulis

Andre Akijuwen, Jr, Sekolah Tinggi Theologi IKAT Jakarta

Mahasiswa S2 STT IKAT Jakarta

Cara Mengutip

Pola Pikir sebagai Determinan Persepsi Penuaan: Analisis Literatur Interdisipliner. (2026). Perspektif, 2(1), 80-90. https://doi.org/10.5281/t8k0r384

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.