Memahami 'Allah' sebagai nama Ilahi: Sebuah studi tentang akar linguistik dan konteks budaya
Kata Kunci:
Al-Ilah, Allah, Bahasa Arab, Bahasa Semit, Etimologi, Nama IlahiAbstrak
Penelitian ini menggali makna linguistik, teologis, dan kultural dari istilah "Allah" dalam konteks Islam dan non-Islam, dengan fokus pada penggunaannya di Indonesia. Istilah "Allah" secara universal diakui sebagai nama Tuhan dalam Islam. Namun, penggunaannya di komunitas agama lain, terutama di kalangan umat Kristen berbahasa Arab, menunjukkan dinamika antaragama dan budaya yang kompleks. Penelitian ini mengkaji ambiguitas yang mengelilingi istilah "Allah" serta perannya dalam identitas keagamaan, dialog antaragama, dan keharmonisan sosial.
Penelitian ini mengadopsi pendekatan multi-metode, yang menggabungkan analisis linguistik, penyelidikan sejarah, wawancara kualitatif, dan studi kasus. Penelitian dimulai dengan analisis linguistik dan sejarah terhadap "Allah" untuk melacak perkembangannya dari masa pra-Islam di Arab hingga peran sentralnya dalam teologi Islam. Wawancara dengan pemimpin agama dan anggota komunitas dari latar belakang Muslim dan Kristen di Indonesia dilakukan untuk memperoleh wawasan mengenai bagaimana "Allah" dipersepsikan dan digunakan dalam praktik spiritual sehari-hari. Penelitian ini juga mencakup studi kasus dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengkaji sikap lokal dan dampak penggunaan "Allah" dalam hubungan antaragama.
Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun "Allah" merupakan inti dari keyakinan Islam, penggunaannya dalam komunitas Kristen, khususnya di wilayah yang berbahasa Arab, mencerminkan akar linguistiknya daripada kesesuaian teologisnya. Di Indonesia, istilah "Allah" memainkan peran penting dalam membentuk identitas agama dan budaya, namun penggunaannya yang bersifat bersama antara umat Muslim dan Kristen menimbulkan berbagai interpretasi dan potensi konflik. Perbedaan regional dalam menerima istilah "Allah" menyoroti kompleksitas penggunaannya dalam masyarakat multireligius. Penelitian ini menyimpulkan bahwa "Allah" berfungsi sebagai penanda linguistik yang menyatukan sekaligus sebagai sumber ketegangan, tergantung pada persepsinya dalam konteks sosial dan agama yang berbeda.
Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang peran bahasa dalam identitas keagamaan dan dialog antaragama, menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana "Allah" berfungsi dalam masyarakat pluralistik Indonesia. Temuan ini berkontribusi pada diskusi yang terus berkembang mengenai toleransi agama dan integrasi budaya di Indonesia.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Phos Φ

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Karya yang diterbitkan dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Ini berarti bahwa:
-
Atribusi (BY): Anda bebas untuk membagikan, menyalin, mendistribusikan ulang, mengubah, mengadaptasi, dan membangun materi ini dalam medium atau format apapun, hanya untuk tujuan nonkomersial, asalkan Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli, menyediakan tautan ke lisensi, dan menyatakan jika ada perubahan yang dilakukan.
-
Penggunaan Non-Komersial (NC): Anda tidak boleh menggunakan materi ini untuk tujuan komersial. Penggunaan komersial berarti materi tersebut tidak ditujukan terutama untuk keuntungan komersial atau kompensasi moneter.
-
ShareAlike (SA): Jika Anda memodifikasi, meremix, atau mengadaptasi materi ini, Anda harus melisensikan materi yang telah dimodifikasi tersebut dengan ketentuan yang sama, yang berarti adaptasi Anda juga harus dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons yang sama (CC BY-NC-SA 4.0).
-
Non-Eksklusivitas: Penulis mempertahankan hak untuk menggunakan karya ini dalam publikasi lain, presentasi, atau penggunaan pribadi, dengan syarat atribusi yang tepat diberikan.
-
Tanpa Pembatasan Tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknis yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
-
Pemberi Lisensi: Penulis asli karya ini adalah pemberi lisensi, yang memberi Anda hak-hak yang dijelaskan dalam lisensi ini.
-
Tautan Lisensi: Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketentuan lisensi ini, silakan kunjungi Creative Commons