Dampak Digitalisasi terhadap Pertumbuhan Iman Pemuda GKLB Jemaat Imanuel Asaan: Studi Kualitatif Deskriptif
Kata Kunci:
Digitalisasi, GKLB Imanuel Asaan, Media Sosial, Pemuda Gereja, Pertumbuhan ImanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap pertumbuhan iman pemuda di GKLB Jemaat Imanuel Asaan serta memahami bagaimana penggunaan media digital memengaruhi keterlibatan pemuda dalam kehidupan persekutuan gereja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan tokoh jemaat, pelayan gereja, dan anggota jemaat serta didukung oleh penyebaran angket kepada 25 responden. Data dianalisis untuk menggambarkan hubungan antara penggunaan media digital dan partisipasi pemuda dalam kegiatan ibadah serta persekutuan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi, khususnya penggunaan media sosial dan akses internet, memengaruhi pola keterlibatan pemuda dalam kegiatan persekutuan gereja. Sebagian besar responden menilai bahwa penggunaan media digital lebih banyak mengalihkan perhatian pemuda dari kegiatan ibadah sehingga partisipasi mereka dalam kehidupan gereja mengalami penurunan. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembinaan iman. Oleh karena itu, gereja perlu mengarahkan pemanfaatan media digital secara lebih bijaksana agar dapat mendukung pertumbuhan iman pemuda dalam kehidupan gereja.
Unduhan
Referensi
Anita Toar, T., & Amtiran, M. A. (2024). Exploring theological diversity: The impact of Alexandrian and Antiochian schools on early Christian doctrine. Journal of the Institute for Biblical Aramaic Studies.
Andreias, T. (2023). Family involvement: Sebuah usaha sinergi orang tua dengan gereja dalam pelayanan kaum muda di era pascapandemi. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 22(1), 81–96. https://doi.org/10.36421/veritas.v22i1.617
Anoraga, B. (2023). Crowdfunding for inter-faith peace: Youth, networked social movement, and Muslim philanthropy NGOs in contemporary Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 13(2), 307–338. https://doi.org/10.18326/ijims.v13i2.307-338
Aprilia, P. (2023). Membangun relasi dalam pendidikan Kristiani intergenerasi. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 6(1), 1–19. https://doi.org/10.34081/fidei.v6i1.338
Baskoro, P., Nugroho, W., & Arifianto, Y. (2024). Pastoral konseling bagi generasi muda yang sedang menghadapi depresi di era disrupsi. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 7(2), 292–307. https://doi.org/10.34081/fidei.v7i2.554
Boiliu, E. (2022). Sumbangsih PAK bagi pertumbuhan iman dan moral kaum muda di era revolusi industri 4.0. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 5(1), 58–74. https://doi.org/10.34081/fidei.v5i1.279
Budhi, M., Wijaya, P., Karyada, I., & Sanjaya, K. (2022). Inovasi integrasi bisnis berbasis gotong royong pada kelompok budi daya ikan air tawar “Banyu Pinaruh” Kabupaten Tabanan. Jurnal Abdi Insani, 9(2), 448–459. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i2.554
Budiyana, H., Arifianto, Y., & Purdaryanto, S. (2024). Phubbing dalam perspektif etis teologis: Kajian mereduksi anti sosial dalam masyarakat. Manna Rafflesia, 10(2), 356–370. https://doi.org/10.38091/man_raf.v10i2.405
Butar-Butar, G. (2024). Cyberspace: Peluang dan tantangan teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan gereja. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 7(1), 21–39. https://doi.org/10.34081/fidei.v7i1.491
Dalensang, R., & Molle, M. (2021). Peran gereja dalam pengembangan pendidikan Kristen bagi anak muda pada era teknologi digital. Jurnal Abdiel, 5(2), 255–271. https://doi.org/10.37368/ja.v5i2.189
Darmawan, D., Daud, W., & Sianipar, D. (2023). Metode pembelajaran pendidikan agama Kristen untuk orang dewasa di gereja pada era digital dan pandemi COVID-19. Jurnal Shanan, 7(1), 99–118. https://doi.org/10.33541/shanan.v7i1.4627
Dwiraharjo, S. (2020). Konstruksi teologis gereja digital: Refleksi biblis ibadah online di masa pandemi COVID-19. Epigraphe, 4(1), 1–17. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v4i1.145
Emilia, G. (2022). Spiritual formation of senior adult parishioners through the holistic and intergenerational paradigm. Veritas, 21(2), 317–330. https://doi.org/10.36421/veritas.v21i2.590
Ginting, P., & Tarigan, W. (2023). Metode guru sekolah minggu dalam pengajaran doa-doa pokok. Yumary, 4(1), 79–83. https://doi.org/10.35912/yumary.v4i1.2521
Gule, Y. (2022). Analisis peran pemuda Kristen dan Katolik dalam membangun spiritualitas di era digital. JPAK, 22(2), 175–184. https://doi.org/10.34150/jpak.v22i2.414
Gulo, E. (2022). Studi kualitatif pemanfaatan media digital dalam pelayanan gereja. Hineni, 2(1), 19–25. https://doi.org/10.36588/hjim.v2i1.188
Gultom, J. (2021). Penggembalaan yang efektif bagi generasi milenial di era society 5.0. Shift Key, 11(2), 95–108. https://doi.org/10.37465/shiftkey.v11i2.197
Gultom, J. (2022). Misi gereja dalam pengembangan praktik penginjilan pribadi dan pemuridan generasi Z. Manna Rafflesia, 9(1), 18–36. https://doi.org/10.38091/man_raf.v9i1.241
Gultom, J., Novalina, M., & Prasetya, D. (2022). Kepemimpinan pelayan dalam membangun lifestyle spiritual generasi digital. Epigraphe, 6(1), 33–50. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v6i1.341
Gultom, P. (2023). Pemuridan bagi apologetika kaum awam di era digital. Jurnal Teologi Berita Hidup, 6(1), 234–248. https://doi.org/10.38189/jtbh.v6i1.419
Harefa, N., Waruwu, S., & Gea, L. (2023). Gereja tanpa pemuda, dapatkah bertumbuh? Hineni, 2(2). https://doi.org/10.36588/hjim.v2i2.268
Hattu, J. (2022). Potret pendidikan Kristiani dalam konteks bergereja di Indonesia pada masa pandemi COVID-19. Bia, 5(1), 115–134. https://doi.org/10.34307/b.v5i1.265
Hulu, B., & Sianipar, D. (2020). Analisis SWOT terhadap PAK dan implikasinya bagi strategi pertumbuhan gereja. Jurnal Shanan, 4(2), 208–221. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i2.2238
Hyun, C., et al. (2021). Dampak pandemi COVID-19 terhadap manajemen sekolah minggu Korea di Indonesia. JOHME, 5(1), 61. https://doi.org/10.19166/johme.v5i1.2794
Iwamony, R. (2020). Narkoba dan dunia malam adalah fenomena. https://doi.org/10.31219/osf.io/g2z7n
Joseph, P., & Boiliu, F. (2021). Peran pendidikan agama Kristen dalam penggunaan teknologi pada anak. Edukatif, 3(4), 2037–2045. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.1115
Lim, B. (2022). Towards an intergenerational worship-based integrative church. Veritas, 21(2), 265–281. https://doi.org/10.36421/veritas.v21i2.582
Liu, D., et al. (2022). Pembangunan iman dan pembangunan fisik jemaat terpencil. Abdi, 4(2), 394–401. https://doi.org/10.24036/abdi.v4i2.352
Logo, C. (2022). Merangkul ibadah virtual/online. Bia, 5(1), 33–51. https://doi.org/10.34307/b.v5i1.309
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rimon Dadung, Andre Akijuwen, Jr (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Karya yang diterbitkan dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Ini berarti bahwa:
-
Atribusi (BY): Anda bebas untuk membagikan, menyalin, mendistribusikan ulang, mengubah, mengadaptasi, dan membangun materi ini dalam medium atau format apapun, hanya untuk tujuan nonkomersial, asalkan Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli, menyediakan tautan ke lisensi, dan menyatakan jika ada perubahan yang dilakukan.
-
Penggunaan Non-Komersial (NC): Anda tidak boleh menggunakan materi ini untuk tujuan komersial. Penggunaan komersial berarti materi tersebut tidak ditujukan terutama untuk keuntungan komersial atau kompensasi moneter.
-
ShareAlike (SA): Jika Anda memodifikasi, meremix, atau mengadaptasi materi ini, Anda harus melisensikan materi yang telah dimodifikasi tersebut dengan ketentuan yang sama, yang berarti adaptasi Anda juga harus dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons yang sama (CC BY-NC-SA 4.0).
-
Non-Eksklusivitas: Penulis mempertahankan hak untuk menggunakan karya ini dalam publikasi lain, presentasi, atau penggunaan pribadi, dengan syarat atribusi yang tepat diberikan.
-
Tanpa Pembatasan Tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknis yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
-
Pemberi Lisensi: Penulis asli karya ini adalah pemberi lisensi, yang memberi Anda hak-hak yang dijelaskan dalam lisensi ini.
-
Tautan Lisensi: Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketentuan lisensi ini, silakan kunjungi Creative Commons