Makna Teologis Istilah “Marya” dalam Matius 1:18–25: Analisis Leksikal pada Teks Syriac Peshitta
Kata Kunci:
Analisis Leksikal, Hermeneutika Alkitab, Marya, Perjanjian Baru, Syriac PeshittaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna teologis istilah Marya (ܡܪܝܐ) dalam Matius 1:18–25 pada teks Syriac Peshitta melalui pendekatan analisis leksikal. Kajian ini berangkat dari keterbatasan penelitian sebelumnya yang lebih banyak menyoroti aspek leksikografi istilah Marya tanpa mengaitkannya secara khusus dengan konteks naratif dalam Injil. Penelitian menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan hermeneutika Alkitab dan analisis leksikal terhadap teks Syriac Peshitta. Data dianalisis dengan menelaah perbedaan bentuk kata Mar, Mara, dan Marya, serta konteks penggunaannya dalam narasi kelahiran Yesus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah Marya memiliki struktur morfologis khusus yang membedakannya dari gelar manusia biasa dan berfungsi sebagai representasi linguistik dari nama ilahi dalam tradisi Syriac. Dalam Matius 1:18–25, penggunaan istilah tersebut menegaskan bahwa peristiwa kelahiran Yesus dipahami sebagai tindakan langsung dari Allah dalam sejarah keselamatan. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa Syriac memainkan peran penting dalam membentuk pemahaman kristologis dalam tradisi Kristen Timur.
Unduhan
Referensi
Aydin, M. P. A. (2022). The exegesis of Syriac church fathers and modern exegesis. In Syriac Theology: Past and Present. Brill. https://doi.org/10.30965/9783657793396_003
Aras, M., Rizk, C., & von Stosch, K. (2023). Syriac theology: Past and present. Brill. https://www.schoeningh.de/downloadpdf/title/60398.pdf
Brock, S. P. (2022). Biblical exegesis in the Syriac tradition. In Syriac Theology: Past and Present. Brill. https://doi.org/10.30965/9783657793396_004
Butts, A. M. (2022). Syriac language and early Christian theology. Hugoye: Journal of Syriac Studies, 25(1). https://doi.org/10.31826/hug-2022-250103
Gzella, H. (2021). Aramaic: A history of the first world language. Eerdmans. https://www.eerdmans.com
Hurtado, L. W. (2003). Lord Jesus Christ: Devotion to Jesus in earliest Christianity. Eerdmans. https://books.google.com/books?id=9Kc3AwAAQBAJ
Hurtado, L. W. (2020). Ancient Jewish monotheism and early Christian devotion. Review & Expositor, 117(1), 151–152. https://doi.org/10.1177/0034637319897631
Kiraz, G. A. (2021). The Syriac New Testament: A philological introduction. Gorgias Press. https://doi.org/10.31826/9781463242359
McVey, K. E. (2020). Ephrem the Syrian: Hymns. Paulist Press. https://www.paulistpress.com
Payne Smith, R. (1879). Thesaurus Syriacus. Oxford University Press. https://archive.org
Porter, S. E. (2021). Linguistic analysis of the Greek New Testament. Baker Academic. https://bakeracademic.com
Sokoloff, M. (2009). A Syriac lexicon. Eisenbrauns. https://www.eisenbrauns.org/books/titles/978-1-57506-099-8.html
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Andre Akijuwen, Jr (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Karya yang diterbitkan dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Ini berarti bahwa:
-
Atribusi (BY): Anda bebas untuk membagikan, menyalin, mendistribusikan ulang, mengubah, mengadaptasi, dan membangun materi ini dalam medium atau format apapun, hanya untuk tujuan nonkomersial, asalkan Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli, menyediakan tautan ke lisensi, dan menyatakan jika ada perubahan yang dilakukan.
-
Penggunaan Non-Komersial (NC): Anda tidak boleh menggunakan materi ini untuk tujuan komersial. Penggunaan komersial berarti materi tersebut tidak ditujukan terutama untuk keuntungan komersial atau kompensasi moneter.
-
ShareAlike (SA): Jika Anda memodifikasi, meremix, atau mengadaptasi materi ini, Anda harus melisensikan materi yang telah dimodifikasi tersebut dengan ketentuan yang sama, yang berarti adaptasi Anda juga harus dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons yang sama (CC BY-NC-SA 4.0).
-
Non-Eksklusivitas: Penulis mempertahankan hak untuk menggunakan karya ini dalam publikasi lain, presentasi, atau penggunaan pribadi, dengan syarat atribusi yang tepat diberikan.
-
Tanpa Pembatasan Tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknis yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
-
Pemberi Lisensi: Penulis asli karya ini adalah pemberi lisensi, yang memberi Anda hak-hak yang dijelaskan dalam lisensi ini.
-
Tautan Lisensi: Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketentuan lisensi ini, silakan kunjungi Creative Commons